Ketika malam mulai turun menggantikan senja.
Ketika kegelapan malam
Menyelimuti setiap penjuru.
Ketika angin malam berhembus menusuk kulit
menyusup masuk kedalam rongga dada.
Ketika para insan dunia mulai
terlelap untuk menjemput mimpi mereka.
Sebaliknya,
kalian malah
terbangun karena puluhan rudal datang dari angkasa
bagaikan hujan yang
menghujami istana kalian,
merusak
singgasana indah kalian.
Menghancurkan setiap mimpi indah dalam tidur
kalian,
memupuskan setiap inci cita-cita kalian.
Deritan baja yang
terdengar menyobek setiap jiwa yang tak berdosa,
suara tangis pilu yang
mampu menyayat-nyayat hati.
Sahabatku, Palestina...
sudah terlalu lama
zionis membelinggu setiap mimpi kalian.
Terlalu lama penderitaan ini
kalian rasakan.
Berapa banyak waktu yang mesti kalian tunggu untuk
menahan sakit dan merapuh dibawah kerudung kesabaran seraya mengharapkan
akan datangnya ganjaran atas ketidakadilan ini.
Sahabatku, palestina..
Penderitaan ini takan lama lagi akan berakhir,
sungguh takan lama
lagi..
Akan tiba saatnya kita, aku, kau, dan mereka akan berteriak
lantang menyuarakan takbir disetiap penjuru seraya mengepalkan tangan.
Allahu'akbar !
Takan lama lagi sahabatku, janji Allah pasti benar datangnya :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar