Jumat, 20 November 2015

Rindu Dalam Secangkir Kopi



Rindu dalam secangkir kopi
Ada rindu dalam secangkir kopi. Kala senja turun menggenapi matahari yang tenggelam.. masih ingatkah kau mas?  saat sore itu ditemani secangkir kopi dilatar belakangi hujan gerimis kita duduk berdua di sudut kota.. saat itu kau menggantungkan banyak harapan kepadaku.. aku merasa menjadi wanita special.. tapi mengapa sekarang tidak sama lagi ? apa kau lupa mas ? saat kau bilang bahwa aku adalah mimpimu yang tercapai dan dengan mudahnya kau menggantikan ku. Aku sakit mas.. yaa sakit! Tapi sudahlah.. sungguh aku sudah mengiklaskan.. mengiklaskan kau pergi dengannya.. genggamlah tangannya erat mas.. agar kau tidak merasakan bagaimana rasanya ditinggalkan..
Secangkir kopi ini mengingatkan ku pada mu.. atau  terkadang kala aku berjumpa dengan senja dan hujan itu semua bisa mengingatkanku kembali padamu.. tapi aku sadar sekarang kau sudah jauh.. pergilah mas! Pergi untuk kebahagiaanmu.. biarkan rindu ini ku simpan dalam secangkir kopi yang kunikmati kala senja dalam balutan hujan….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar